Hak Khusus dan Figur Istimewa: Fokus Pada Kasus Hunter Biden di Indonesia

Hak Khusus dan Figur Istimewa: Fokus Pada Kasus Hunter Biden di Indonesia

Sharing is caring!

Baca Juga:

Privilege dalam Masyarakat

Tiada orang penting dan keluarganya di negara mana pun tanpa privilege. Bahkan di negara yang mendaku diri paling demokratis seperti Amerika Serikat sekali pun. Bedanya, mereka (terlihat) selalu berusaha untuk meminimalkan perlakuan tersebut dilakukan secara telanjang di depan hidung publik.

Definisi Privilege

Datang dari bahasa Latin, privilegium, yang artinya hukum hanya untuk satu orang, pengertian umum privilege adalah keuntungan atau kesempatan khusus untuk melakukan sesuatu, yang tidak dimiliki kebanyakan orang. Kamus Merriam Webster mengartikan privilege sebagai hak istimewa yang diberikan sebagai suatu manfaat, keuntungan, atau bantuan khusus, selain juga didefinisikan sebagai kekebalan yang melekat secara spesial pada suatu posisi atau jabatan. Cambridge Dictionary mengartikan privilege dalam beberapa poin, yakni:

– kelebihan yang hanya dimiliki oleh satu orang maupun sekelompok orang;
– kesempatan istimewa untuk melakukan hal yang menyenangkan;
– cara seseorang yang berasal dari kelas sosial yang tinggi, ras atau jenis kelamin tertentu, untuk memiliki banyak keuntungan dalam masyarakat;
– hak khusus yang dimiliki oleh beberapa orang berwenang, untuk melakukan atau mengatakan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh orang lain.

Privilege dalam Konteks Islam dan Sejarah

Sayangnya, meski semboyan liberte, egalite, fraternite telah berkumandang sejak 5 Mei 1789, hukum kesetaraan dalam Islam telah ditegaskan mulai 1.500-an tahun silam, setidaknya lewat surat Annisa (4) ayat pertama, dengan ungkapan min nafsin wahidah (dari diri yang satu), dan penegasan bahwa semua manusia mendapatkan perlindungan serta penghormatan tanpa melihat bangsa, agama, bahasa, etnis, ras dan lain sebagainya, privilege yang datang dari naluri purba manusia dan berlangsung sejak era manusia purba, masih senantiasa ada. Ia tak goyah meski raja seotoriter Hammurabi yang berupaya bersikap benevolent pada era Mesopotamia kuno (memerintah 1792-1750 SM), mengundangkan codex-nya yang konon adil. Privilege bahkan masih hidup di negara paling demokratis Amerika Serikat.

Privilege dalam Kasus Hunter Biden

Kasus Hunter Biden, putra kedua Presiden Joe Biden, menjadi salah satu contoh nyata tentang privilege yang ada di Amerika Serikat. Hunter, yang telah memiliki sejumlah kasus di masa lalu, kini tengah menjalani penyelidikan terkait tidak menafkahi keluarganya, bayar pajak, dan kegiatan bisnisnya di Cina dan Ukraina. Publik AS juga mempertanyakan peran Presiden Biden dalam kasus ini.

Privilege dalam Kasus Sinar Mas dan Keluarga Jokowi

Contoh lain dari privilege adalah relasi antara keluarga Jokowi dengan Sinar Mas Group, yang terungkap oleh pemerhati politik dan dosen Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun. Ubedilah mencurigai adanya hubungan bisnis antara keluarga Jokowi dengan Sinar Mas dan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam kasus PT Bumi Mekar Hijau. Namun, laporan yang diajukan belum mendapatkan respons yang jelas dari KPK.

Kesimpulan

Privilege masih merupakan realitas yang ada dalam masyarakat, termasuk di negara-negara dengan klaim kesetaraan dan demokrasi tinggi seperti Amerika Serikat. Contoh-contoh kasus seperti Hunter Biden dan keluarga Jokowi menunjukkan bahwa privilege bisa mempengaruhi keputusan dan perlakuan di berbagai tingkatan masyarakat. Penting bagi masyarakat untuk selalu peka dan kritis terhadap privilege yang ada.

Baca Juga: