Sebar Emoji Hati Merah, Siap-siap Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp99 Juta

Sebar Emoji Hati Merah, Siap-siap Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp99 Juta

Sharing is caring!

Baca Juga:

Hati Merah dalam Emoji: Dari Ekspresi Cinta hingga Pelecehan di Kuwait

Emoji telah menjadi bahasa dunia maya yang digunakan secara luas di seluruh negara. Namun ternyata setiap negara memiliki penafsiran yang berbeda terhadap emoji tertentu. Salah satunya adalah emoji hati merah yang memiliki makna yang kontras antara Indonesia dan Kuwait.

# Emoji Hati Merah di Indonesia dan Kuwait

Di Indonesia, emoji hati merah secara umum diasosiasikan dengan perasaan cinta dan kasih sayang. Namun, di Kuwait, negara Timur Tengah, emoji hati merah justru dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap wanita. Pandangan Kuwait ini sejalan dengan kebijakan Arab Saudi yang telah memperketat penggunaan emoji hati merah sejak tahun lalu.

# Aturan di Arab Saudi dan Kuwait

Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan aturan yang mengatakan bahwa pengiriman emoji hati merah melalui WhatsApp dapat dianggap sebagai bentuk pelecehan. Namun, aturan ini hanya berlaku jika ada laporan atau tuntutan hukum yang diajukan oleh individu yang merasa dirugikan.

Di Kuwait, mengirimkan emoji hati merah kepada seorang gadis dianggap sebagai tawaran prostitusi dan dianggap sebagai kejahatan. Menurut pengacara Kuwait, pelaku yang sembarangan mengirim emoji hati merah kepada wanita dapat dikenai hukuman dua tahun penjara dan denda sebesar 2.000 dinar Kuwait (sekitar Rp99 juta).

# Syarat Berlakunya Hukuman

Namun, penting untuk dicatat bahwa hukuman tersebut hanya berlaku jika penerima pesan merasa terganggu atau keberatan dengan penggunaan emoji tersebut. Jika kedua belah pihak tidak memiliki masalah, maka hukuman tersebut tidak dapat diterapkan.

Dalam konteks ini, penting bagi setiap pengguna internet untuk selalu memperhatikan budaya dan kebiasaan setiap negara dalam menggunakan emoji. Hal ini untuk mencegah kesalahpahaman atau pelanggaran yang tidak disengaja dan menjaga penggunaan emoji tetap positif dan sesuai dengan konteks yang dimaksudkan.

Baca Juga: