TOTON 2024: Merayakan Kembali Karya-Karya Pakaian Tradisional Indonesia dan Mengenang Masa Lalu yang Menginspirasi

TOTON 2024: Merayakan Kembali Karya-Karya Pakaian Tradisional Indonesia dan Mengenang Masa Lalu yang Menginspirasi

Sharing is caring!

Baca Juga:

Kenapa Orang Gagal Memadankan Kebaya dengan Celana Jeans?

Bagaimana Desainer Toton Januar berhasil memadankan kebaya dengan celana jeans? Apa yang salah dengan kombinasi ini? Aktifitas tersebut menjadi topik perbincangan di industri fashion. Namun, desainer Toton Januar berhasil menciptakan tampilan yang sukses dengan memadukan kebaya dan celana jeans dalam koleksi terbarunya.

Desain yang Sukses: Celana Jeans Semi Palazzo dan Kebaya Bergaya Blus Sepinggul

Toton Januar berhasil merancang ulang celana jeans menjadi model semi palazzo dengan teknik patchwork yang rapi. Selain itu, ia juga memodifikasi kebaya menjadi bergaya blus sepinggul. Kombinasi ini menjadi bagian dari koleksi presentasi Toton Januar yang ditampilkan di Grand Ballroom Hotel Mulia Jakarta.

Mencari Jawaban tentang Pakaian Indonesia

Toton Januar tergerak untuk mencari jawaban tentang apa sebenarnya pakaian Indonesia. Untuk mengembangkan pemikiran ini, ia melakukan observasi, termasuk membuka-buka foto kenangan keluarga. Ia terinspirasi oleh pakaian yang terlihat nyaman dipakai oleh eyang, ibu, dan keluarga besarnya. Dengan membuka album foto, Toton terbawa ke masa kecil dan mengingat pakaian yang mereka pakai. Hal ini menjadi landasan konsep kreatif untuk koleksi terbarunya yang ia beri judul “INGATAN”.

Koleksi “INGATAN”: Mengubah Pakaian Indonesia

Koleksi “INGATAN” terdiri dari 45 set rancangan yang dipresentasikan dalam gelaran fashion show di Grand Ballroom Hotel Mulia Jakarta. Rancangan ini mencerminkan aspek-aspek berpakaian masa lalu, termasuk formasi padanan kain, selendang, dan permainan aksesori. Toton memodifikasi setiap aspek ini menjadi beragam model seperti cropped top, vest, dropped shoulder, lengan bat wing, blouse dengan layer-layer, dan gaun panjang. Selendang, sebagai bagian dari penampilan formal masa dulu, dikembangkan menjadi avant-garde yang menarik perhatian sesuai dengan eksperimen fashion modern.

Univers Pakaian Indonesia oleh Toton

Toton membayangkan bahwa ia memiliki satu “universe” sendiri di mana semua pakaian yang ia buat adalah pakaian Indonesia dalam “universe” tersebut. 90% bahan yang digunakan dalam koleksi ini adalah upcycle dari bahan-bahan yang tersimpan. Bahan-bahan tersebut antara lain renda, lace dari gorden, lace dari table cloth, denim, dan juga batik-batik vintage koleksi pribadi Toton Januar. Warna-warna yang dipilih adalah warna-warna natural seperti skin tone, coklat, hitam, dan keemasan dengan aksen semburat warna pink, ungu, dan seafoam green.

Pergeseran menjadi Premium Fashion dengan Estetika yang Berbeda

Presentasi koleksi “INGATAN” ini menjadi “annual show” pertama bagi jenama Toton. Sebelumnya, Toton Januar mengikuti sistem produksi musiman dengan koleksi ready-to-wear Spring/Summer dan Fall/Winter. Namun, pandemi COVID-19 membuat jenama Toton harus mengubah pola kerja dan produksinya. Mereka sekarang hanya berproduksi satu kali dalam setahun dengan fokus pada gagasan fashion untuk menginspirasi orang-orang. Hal ini juga menandakan pergeseran jenama Toton dari koleksi ready-to-wear menjadi premium fashion dengan estetika yang berbeda.

Baca Juga: