Kemenko PMK Sebut Sanitasi Layak dan Aman Penting dalam Penurunan Stunting

Kemenko PMK Sebut Sanitasi Layak dan Aman Penting dalam Penurunan Stunting

Di dalam upaya percepatan penyediaan sanitasi aman, pihaknya berharap komitmen kuat dalam sinergi dan kolaborasi di sektor air minum dan sanitasi dari seluruh pihak untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Diharapkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan adanya proses pemantauan berbasis equitas dan pelibatan masyarakat serta peningkatan kapasitas institusi dalam pelayanan pengelolaan sanitasi, peningkatan komitmen kepala daerah dan pengembangan infrastruktur dan layanan sanitasi pemukimanan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah, tuturnya.

Selain itu, bahwa 15 persen kejadian stunting disebabkan oleh kejadian diare pada anak, rendahnya kualitas air minum dan sanitasi aman.

Dari penelitian yang telah dilakukan diketahui, bahwa intervensi dengan meningkatkan akses air minum, sanitasi yang layak dapat secara efektif mengurangi tingkat kematian akibat diare sampe 45 persen, kata Yohanes.

Penilitasn lainnya menunjukan, balita yang tinggal di rumah dengan akses sanitasi yang layak kemungkinan mengalami stunting 5 kali lebih kecil.

Antara lain tingginya luasan pemukiman kumuh, perlunya semua pemerintah daerah mempunyai komitmen yang tinggi dalam menyediakan akses air minum dan sanitasi yang aman serta terbatasnya akses pendanaan.

Dari gambaran tersebut bahwa kita harus bekerja keras dan kerja cerdas agar target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di 2024 yaitu 90 persen akses sanitasi layak serta 0 persen buang air besar sembarangan di tempat terbuka pada 2030 Berdasarkan studi yang telah dilakukan pada sebuah populasi menunjukan bahwa 21,58 persen dari balitas stunting yang tinggal di pedesaan dapat dicegah dengan menyediakan akses air minum, dan sanitasi yang lebih baik untuk mencegah terjadinya infeksi berulang, jelasnya.

Yohanes menyebut, bahwa target pemerintah untuk penurunan stunting adalah 14 persen di tahun 2024

Read More
Gejala Stunting pada Anak, Penyebab dan Pencegahannya

Gejala Stunting pada Anak, Penyebab dan Pencegahannya

Faktor Penyebab stunting juga dipengaruhi oleh pekerjaan ibu, tinggi badan ayah, tinggi badan ibu, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, pola asuh, dan pemberian ASI eksklusif, selain itu stunting juga disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti pendidikan ibu, pengetahuan ibu mengenai gizi, pemberian ASI eksklusif, umur pemberian MP-ASI, tingkat kecukupan zink dan zat besi, riwayat penyakit infeksi serta faktor genetik.

Read More