Relawan Capres Singapura Tetap Setia dan Bersemangat, Meski Suhu Panas Meningkat

Relawan Capres Singapura Tetap Setia dan Bersemangat, Meski Suhu Panas Meningkat

Baca Juga:

Singapura siap menggelar pilpres pada 1 September 2023

Singapura dipastikan akan menggelar pemilihan Presiden (pilpres) pada 1 September 2023. Hal ini setelah Komisi Pilpres Singapura (Presidential Elections Committee/PEC) menetapkan tiga calon Presiden (capres) yang akan bertarung di Hari Pencalonan, Selasa (22/8). Tiga capres yang ditetapkan adalah Ng Kok Song, Tharman Shanmugaratnam, dan Tan Kin Lian. Menurut peraturan Singapura, pilpres akan digelar jika ada lebih dari satu capres yang ditetapkan PEC.

Penetapan tiga capres di Gedung Asosiasi Rakyat

Penetapan tiga capres dilakukan di Gedung Asosiasi Rakyat, di King George’s Avenue. Sebelumnya, ketiga capres telah menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan sebagai syarat pencalonan. Suasana ramai terlihat di gedung tersebut sejak pagi hari, dengan para pendukung capres yang rela berpanas-panasan demi melihat jagoan mereka. Beberapa pendukung bahkan mengajukan cuti agar bisa ikut terlibat dalam momen tersebut, dan mereka juga mengenakan berbagai atribut tanda dukungan mereka.

Dukungan para pendukung capres

Pendukung Tharman, misalnya, mengenakan kemeja berkelir merah anggur dengan tulisan “TEAM THARMAN” tercetak di atasnya. Ketika Tharman tiba di Gedung Asosiasi Rakyat, pendukungnya dengan semangat memberikan dukungan. Imran Khan, seorang pendukung Tharman, mengatakan bahwa Tharman merupakan orang yang paling cocok untuk jabatan tertinggi di Singapura dan rela terpanggang teriknya matahari demi menyaksikan penetapan Tharman. Lip Pak Seng, seorang pendukung Ng, menunjukkan dukungannya karena Ng dianggap peduli terhadap lingkungan, membangun dan mengelola cagar alam, serta merakyat dan pengertian. Sedangkan pendukung Tan melakukan dukungan dengan mengangkat tangannya saat Tan tampil di hadapan media. Goh Meng Seng, seorang politikus oposisi, menyebut Tan sebagai calon yang kuat dan independen.

Pidato singkat dari tiga capres terpilih

Setelah acara penetapan capres di Hari Pencalonan, ketiga calon menyampaikan pidato singkat pada para pendukungnya. Ng menyatakan bahwa pencalonannya sebagai Presiden merupakan cara untuk melindungi harta Singapura dan bahwa dia memiliki apa yang diperlukan untuk menegakkan integritas pelayanan publik. Tharman menantikan kontes yang adil, bermartabat, dan terhormat, serta ingin memberikan pengalaman dan kemampuan selama beberapa dekade secara nasional dan internasional untuk masa depan Singapura. Sementara itu, Tan ingin memberikan kesempatan kepada rakyat Singapura untuk memilih Presiden yang benar-benar independen dari pemerintah dan akan menjalankan tugas dengan giat, jujur, dan kemampuan terbaiknya untuk menjaga harta Singapura serta integritas pelayanan publik.

Logo masing-masing capres diluncurkan

Pada hari itu, para capres juga meluncurkan logo masing-masing yang akan menjadi tanda saat hari pemungutan suara. Tharman memilih gambar buah nanas, Ng memilih telapak tangan yang membentuk hati, dan Tan memilih gambar bunga yang dipegang oleh empat orang.

Kampanye capres hingga hari pencoblosan

Setelah ditetapkan di Hari Pencalonan, capres Singapura akan memulai masa kampanye mereka, yang akan berlangsung hingga H-2 sebelum pencoblosan pada tanggal 1 September 2023.

Baca Juga: