Pemerkosaan Massal di Manipur India: Dua Wanita Tercatat sebagai Korban Tragis

Pemerkosaan Massal di Manipur India: Dua Wanita Tercatat sebagai Korban Tragis

Sharing is caring!

Baca Juga:

Konflik Antaretnis di Manipur Meninggalkan Kengerian yang Menyita Perhatian Dunia

Konflik antaretnis di Manipur, India telah menyebabkan ketakutan dan kengerian yang mendapat perhatian dunia. Sebuah video viral menunjukkan sekelompok massa yang mengarak dua wanita dan menelanjangi mereka, diikuti dengan pemerkosaan beramai-ramai. Laporan polisi mengungkapkan bahwa adik laki-laki kedua wanita itu juga dibunuh saat mencoba menyelamatkan kakak mereka.

Bentrokan Antaretnis yang Memicu Konflik

Bentrokan antaretnis di Manipur bermula setelah etnis minoritas Kuki, yang sebagian besar beragama Kristen, memprotes permintaan etnis mayoritas Meitei, yang sebagian besar beragama Hindu, untuk kuota pekerjaan publik dan akses ke perguruan tinggi sebagai bentuk tindakan afirmatif. Konflik ini juga memunculkan kekhawatiran di kalangan etnis Kuki bahwa Meitei akan dapat mendapatkan tanah di wilayah yang saat ini merupakan tempat tinggal mereka dan etnis minoritas lainnya.

Kejadian Mengerikan di Desa B Phainom

Menurut laporan polisi, sekelompok massa bersenjata sebanyak 800-1.000 orang menyerang desa B Phainom pada bulan Mei lalu. Mereka melakukan vandalisme, merampok rumah-rumah, dan membakarnya. Sebuah keluarga yang terdiri dari lima orang berhasil melarikan diri ke hutan untuk menyelamatkan diri. Polisi kemudian berhasil menyelamatkan keluarga itu, tetapi tiba-tiba mereka dihadang oleh massa yang memaksa keluarga itu menjauhi polisi. Seorang pria berusia 56 tahun yang merupakan anggota keluarga tersebut kemudian dibunuh oleh massa. Tiga wanita dalam keluarga tersebut menjadi sasaran, di mana dua di antaranya ditelanjangi dan diarak di jalanan. Wanita berusia 21 tahun diduga diperkosa secara beramai-ramai. Adik laki-laki dari kedua wanita itu juga tewas saat berusaha menyelamatkan kakak-kakaknya.

Penangkapan Tersangka dan Penyelidikan Polisi

Kasus ini telah dilaporkan kepada polisi sejak Mei lalu, tetapi penangkapan terhadap tersangka baru dilakukan pada pekan ini. Kepolisian Manipur mengumumkan penangkapan empat tersangka pada hari Kamis lalu. Tersangka tersebut dijerat dengan sejumlah dakwaan, termasuk penculikan, pemerkosaan bergiliran, dan pembunuhan. Polisi Manipur menjamin bahwa mereka tengah menyelidiki kasus ini dengan sangat serius.

Reaksi Perdana Menteri India

Perdana Menteri India, Narendra Modi, telah mengekspresikan kemarahannya terhadap kejadian ini dan menegaskan bahwa tindakan hukum yang tegas akan diambil terhadap para pelaku. Modi menyatakan bahwa seluruh India merasa terhina oleh serangan terhadap kaum wanita. Dia menjamin bahwa tidak ada yang bersalah akan diampuni dan tindakan akan diambil sesuai dengan hukum. Modi menambahkan bahwa insiden ini merupakan aib bagi seluruh bangsa dan menyatakan bahwa hatinya dipenuhi rasa sakit dan kemarahan.

Pernyataan Modi ini adalah komentar publik pertamanya sejak konflik antaretnis terjadi di Manipur pada bulan Mei lalu. Dia sebelumnya mendapat kritik karena tidak memberikan pernyataan tentang konflik yang telah menewaskan banyak korban jiwa di Manipur.

Baca Juga: