Pelatih Manchester City Menyoroti Ketidakadilan dalam Aturan Waktu Tambahan

Pelatih Manchester City Menyoroti Ketidakadilan dalam Aturan Waktu Tambahan

Baca Juga:

Guardiola Menyoroti Aturan Waktu Tambahan

Kekalahan Manchester City atas Arsenal di Community Shield 2023 membuat Pelatih Pep Guardiola menyoroti aturan baru tentang waktu tambahan. Menurutnya, para pembuat dan pengesah aturan tersebut tak melibatkan pelaku teknis seperti pelatih dan pemain sebelum menerapkannya.

Waktu Tambahan dalam Pertandingan

Guardiola mengungkapkan kajiannya setelah kekalahan City dari Arsenal. Salah satu faktor penyebab kekalahan tersebut adalah panjangnya waktu tambahan. City unggul pada menit ke-77 melalui Cole Palmer, tetapi Arsenal menyamakan kedudukan melalui Leandro Trossard di menit 90+11. Pertandingan dilanjutkan ke adu penalti, dan City akhirnya mengakui keunggulan Arsenal dengan skor 4-1.

Keluhan Guardiola

Guardiola mengkritik orang-orang yang membuat keputusan tentang aturan waktu tambahan. Menurutnya, mereka tidak pernah mengonsultasikan pendapat dari para pelaku sepak bola, seperti manajer dan pemain. Menurutnya, aturan tersebut hanya akan membuat pemain semakin lelah tanpa mengatasi buang-buang waktu dalam permainan.

Respons Ifab

Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (Ifab) sebagai pembuat regulasi sepak bola menjelaskan bahwa aturan pertambahan waktu diterapkan untuk membuat pertandingan menjadi lebih adil. Aturan ini bertujuan untuk mengganti waktu yang sengaja dibuang oleh para pemain melalui cedera atau insiden lainnya.

Pandangan Guardiola

Guardiola menyampaikan pandangannya sebelum pertandingan City melawan Arsenal di Community Shield. Menurutnya, aturan pertambahan waktu hanya akan membuat pemain semakin lelah. Baginya, memperpanjang waktu tambahan tidak akan menyelesaikan masalah buang-buang waktu, melainkan hanya akan membebani pemain.

Penyesuaian bagi Tim Sepak Bola Inggris

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengatakan bahwa tim sepak bola di Inggris harus bisa beradaptasi dengan aturan waktu tambahan. Namun, Arteta juga mengakui bahwa penyesuaian tersebut tidak mudah dilakukan secara langsung. Meski sulit, Arteta menegaskan bahwa timnya harus berlatih dan bersiap menghadapi aturan baru ini untuk bisa tampil dengan sebelas pemain dan manajer di tepi lapangan.

Baca Juga: