Menyongsong Puasa Tasua dan Asyura 2023, Pelajari Jadwalnya Sekarang

Menyongsong Puasa Tasua dan Asyura 2023, Pelajari Jadwalnya Sekarang

Sharing is caring!

Baca Juga:

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2023

Jangan terlewat! Ini jadwal puasa Tasua dan Asyura 2023. Umat Islam sangat penting mengerjakan, karena terdapat keutamaan yang luar biasa besar. Saat memasuki Tahun Baru Islam di bulan Muharram, ada puasa sunnah yang sangat dianjurkan yakni puasa Tasua (9 Muharram) dan puasa Asyura (10 Muharram). Dilansir Rumaysho.com, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc mengungkapkan bahwa kaum Muslimin dianjurkan memperbanyak puasa pada bulan Muharram. Berpuasalah sesuai kemampuan, namun yang lebih tepat tidak puasa sebulan penuh selama Muharram. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendorong umatnya melakukan puasa pada bulan Muharram. Beliau bersabda: “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Muharram. Sementara sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR Muslim nomor 1163, dari Abu Hurairah) Kemudian dalam riwayat lain, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan. Aku tidak pernah melihat beliau banyak puasa dalam sebulan selain pada bulan Syakban.” (HR Muslim nomor 1156)

Puasa Tasua

Dalam rangka menyelisihi Yahudi, umat Islam diperintahkan berpuasa pada hari sebelumnya, yaitu berpuasa pada hari kesembilan (Tasua). Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan puasa hari Asyura dan memerintahkan kaum Muslimin melakukannya, saat itu ada yang berkata: “Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nasrani.” Lantas beliau mengatakan: “Apabila tiba tahun depan insya Allah (jika Allah menghendaki) kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan: “Belum sampai tahun depan, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR Muslim nomor 1134)

Puasa Asyura

Dari sekian hari di bulan Muharram, puasa yang lebih afdhol adalah puasa hari Asyura yaitu pada tanggal 10 Muharram. Abu Qotadah Al Anshoriy berkata: “Nabi Shallallahu alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ‘Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.’ Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura? Beliau menjawab, ‘Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.’ (HR Muslim nomor 1162)

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura

Adapun tahun baru Islam atau 1 Muharram 1445 H sebagaimana ketetetapan Pemerintah Indonesia jatuh pada hari 19 Juli 2023 M. Nah, berikut ini jadwal puasa sunnah di bulan Muharram:
– Puasa Tasua 9 Muharram: Kamis 27 Juli
– Puasa Asyura 10 Muharram: Jumat 28 Juli
– Puasa Ayyamul Bidh 1315 Muharram: 31 Juli-2 Agustus

Niat Puasa Tasua dan Asyura

Niat puasa Tasua dan Asyura dimulai sejak malam hari. Batasan waktu niat sampai sebelum masuk waktu subuh. Jadi selepas maghrib sudah bisa langsung berniat dalam hati untuk puasa besok. Jika belum sempat niat dan bangunnya usai imsak atau subuh, bisa langsung berniat puasa sunah dengan catatan belum makan, minum, atau mengerjakan hal-hal yang bisa membatalkan puasa. Niat berarti al-qashdu atau keinginan. Niat puasa adalah keinginan untuk berpuasa. Letak niat di dalam hati, tidak cukup dalam lisan, tidak disyaratkan melafazkan niat. Berarti niat di dalam hati saja sudah teranggap sahnya. Ulama besar Muhammad Al Hishni berkata: “Puasa tidaklah sah kecuali dengan niat karena ada hadis yang mengharuskan hal ini. Letak niat adalah di dalam hati dan tidak disyaratkan dilafazkan.” (Lihat kitab Kifayah Al-Akhyar halaman 248)

Wallahu a’lam.

Baca Juga: