Melacak Jejak RM Gentong, Restoran Legendaris dengan Kuliner Sunda Otentik di Tasikmalaya Selatan

Melacak Jejak RM Gentong, Restoran Legendaris dengan Kuliner Sunda Otentik di Tasikmalaya Selatan

Baca Juga:

Sejarah dan Perkembangan Rumah Makan Gentong di Tasikmalaya

Rumah Makan Gentong, sebuah ikon kuliner di Kota Tasikmalaya, telah menjadi tujuan favorit bagi pelancong yang melewati jalur selatan Jawa Barat. Terletak di tepi Jalan Raya Lingkar Gentong, yang merupakan rute utama menuju Garut, Ciawi, dan Jawa Tengah, restoran ini telah menjadi bagian penting dari wisata kuliner di daerah tersebut.

Dibuka sejak tahun 1997, Rumah Makan Gentong awalnya diangkat dari nama daerah sekitarnya, yaitu Kampung Gentong. Pendiri restoran ini, Hj Lilis Hernaya, mengambil nama yang mencerminkan lokalitas untuk menonjolkan keunggulan khas daerah. Dengan menawarkan aneka makanan khas Sunda seperti Nasi Tutug Oncom, Nasi Liwet, Sup Gurame, Pepes, dan masih banyak lagi, RM Gentong berhasil menarik perhatian para pengunjung.

Hj Lilis Hernaya, yang merupakan warga asli Kampung Gentong, memiliki latar belakang dalam dunia bisnis tas di Bandung. Saat mendekati keruntuhan Orde Baru, ia memutuskan untuk mengelola aset tanah yang dimilikinya di kampung halamannya. Awalnya, Lilis hanya berkeinginan mendirikan saung di dekat perbukitan Kampung Gentong untuk menikmati keindahan alam saat mudik. Namun, melihat potensi bisnis yang dimiliki oleh lokasi strategisnya yang menghubungkan antar-kota jalur selatan Jawa Barat, ia pun memutuskan untuk membuka restoran.

Pada 27 Februari 1997, dengan nama RM Gentong, restoran ini resmi dibuka. Seiring berjalannya waktu, pengembangan restoran terus dilakukan. Kolam diperluas dan taman bermain juga ditambahkan untuk memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi para pengunjung. Dalam prosesnya, nama RM Gentong semakin dikenal oleh masyarakat Jawa Barat bahkan para pejabat nasional saat itu.

Namun, kebijakan pembatasan mobilitas yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi bisnis Rumah Makan Gentong. Pelarangan makan di tempat membuat restoran ini terpaksa tutup selama tiga bulan. Namun, seiring dengan pemulihan pasca-Covid dan arus mudik menjelang lebaran, pengunjung restoran ini kembali meningkat secara signifikan.

Rumah Makan Gentong, yang saat ini berusia 26 tahun, terletak di Jalan Raya Lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Restoran ini buka setiap hari mulai dari pukul 08:00 WIB hingga 21:00 WIB. Dengan berbagai menu khas Sunda yang lezat dan pemandangan alam yang indah, restoran ini terus menjadi destinasi kuliner yang populer di Tasikmalaya.

Baca juga: Kabur Usai Isi BBM Eceran, Pria Asal Ngawi Ternyata Bawa Motor Curian.

Baca Juga: