Maju dengan Ada Banyak PSN, Airlangga Berharap Pertumbuhan Ekonomi RI Melesat di Atas 5,5 Persen pada 2024

Maju dengan Ada Banyak PSN, Airlangga Berharap Pertumbuhan Ekonomi RI Melesat di Atas 5,5 Persen pada 2024

Baca Juga:

Menko Perekonomian Targetkan Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5,5 Persen di Tahun 2024

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5,5 persen di tahun 2024. Hal ini dikarenakan adanya banyak Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang berjalan. Airlangga berpendapat bahwa pembangunan infrastruktur, terutama melalui PSN, akan mendukung tercapainya target ambisius tersebut.

Infrastruktur sebagai Penopang Pertumbuhan Ekonomi

Dalam Konferensi Pers PSN Jawa Tengah (Jateng) di Jakarta, Airlangga menjelaskan bahwa pengembangan proyek infrastruktur menjadi hal yang sangat penting. “Ini kan diselesaikan infrastrukturnya, waduk, listrik,” ujarnya. Menurut Airlangga, pengembangan infrastruktur ini akan mencakup pembangunan waduk dan penyediaan pasokan listrik. Dia berharap bahwa melalui infrastruktur tersebut, kawasan industri di Utara Jawa bisa menjadi super koridor yang menghubungkan Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

Potensi Ekonomi Jawa Barat dan Jawa Tengah

Pembangunan bendungan mulai dari Tegal, Brebes, hingga Semarang diharapkan dapat melindungi pantai Utara dari bencana tanah longsor. Airlangga menjelaskan bahwa jika infrastruktur ini terintegrasi dengan baik dan terhubung dengan Jawa Barat, maka potensi ekonominya akan sangat luar biasa. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia setelah 2024 harus terus dipacu agar bisa tumbuh di atas angka 5,5 persen. “Jadi itu infrastruktur yang dibutuhkan untuk memacu perekonomian tumbuh di atas 5,5 persen,” tegas Airlangga.

Pembahasan Proyek Strategis Nasional di Jawa Tengah

Dalam rapat bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Menko Airlangga membahas kemajuan 37 PSN di Jawa Tengah dengan total investasi sebesar Rp258,76 triliun. Beberapa PSN yang sudah beroperasi di Jateng antara lain Jalan Tol Trans Jawa, PLTU Batang, Waduk Cacaban, Bendungan Randugunting, Bendungan Pidekso, dan Bandara Ngloram. Sementara itu, Tol Semarang-Demak sudah beroperasi sebagian.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Investasi Infrastruktur

Pemerintah terus berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi infrastruktur. Dengan melibatkan sektor swasta dan optimalisasi kerjasama antarlembaga, diharapkan proyek-proyek infrastruktur akan dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan konektivitas antarkawasan.

Harapan Masyarakat terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Harapan masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi yang tinggi sangatlah besar. Dengan adanya pembangunan infrastruktur yang intensif dan terencana, diharapkan potensi ekonomi Indonesia dapat benar-benar dimaksimalkan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat, seperti peningkatan pendapatan, kesejahteraan, dan kesempatan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Kesimpulan

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5,5 persen di tahun 2024 dengan melibatkan banyak Proyek Strategis Nasional (PSN). Infrastruktur menjadi penopang utama bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya pengembangan waduk dan pasokan listrik. Diharapkan, pembangunan infrastruktur di Utara Jawa dapat mendorong potensi ekonomi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Pemerintah terus mendorong investasi infrastruktur melalui kerjasama dengan sektor swasta dan antarlembaga. Semua upaya ini diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: