Kesehatan Masyarakat Harus Diutamakan Agar Terhindar dari HFMD dan DBD Saat Mudik dan Lebaran

Kesehatan Masyarakat Harus Diutamakan Agar Terhindar dari HFMD dan DBD Saat Mudik dan Lebaran

Pandemi COVID-19 bukan satu-satunya ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai selama libur panjang Lebaran dan arus balik. Penyakit HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease) dan DBD (Demam Berdarah Dengue) juga merupakan ancaman serius yang perlu diwaspadai.

Baca Juga:

Waspadai Penularan Penyakit HFMD dan DBD Selama Lebaran dan Arus Balik

Pandemi COVID-19 bukan satu-satunya ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai selama libur panjang Lebaran dan arus balik. Penyakit HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease) dan DBD (Demam Berdarah Dengue) juga merupakan ancaman serius yang perlu diwaspadai.

Dinas Kesehatan setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran penyakit HFMD dan DBD. Kedua penyakit tersebut dapat menyebar dengan cepat, terutama di tempat-tempat umum seperti tempat ibadah, pasar tradisional, dan pusat perbelanjaan.

Untuk mencegah penularan penyakit HFMD dan DBD, Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Mandi secara teratur, mencuci tangan dengan sabun, dan membersihkan lingkungan sekitar merupakan langkah yang penting untuk menghindari penyebaran penyakit.

Penyakit HFMD dan DBD Lebih Rentan Menyerang Anak-Anak

Penyakit HFMD dan DBD lebih rentan menyerang anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Anak-anak yang sering berinteraksi dengan orang lain di tempat-tempat umum memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terinfeksi penyakit-penyakit tersebut.

Maka dari itu, para orang tua dan pengasuh perlu lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan anak-anak selama libur Lebaran dan arus balik. Mengajak anak-anak untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah makan, serta menghindari berbagi peralatan makan dan minum dapat membantu mencegah penularan penyakit HFMD dan DBD.

Langkah Pencegahan Yang Dapat Dilakukan

Selain menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terdapat langkah-langkah pencegahan lain yang dapat dilakukan untuk menghindari penularan penyakit HFMD dan DBD. Salah satunya adalah dengan memberikan perlindungan ekstra kepada anak-anak, seperti memberikan perlindungan nyamuk untuk mencegah penyakit DBD.

Selain itu, apabila ditemukan gejala-gejala seperti demam tinggi, ruam pada tangan, kaki, dan mulut, serta nyeri tenggorokan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kepatuhan terhadap anjuran dan ancaman kesehatan yang ada merupakan langkah penting dalam mencegah penularan penyakit HFMD dan DBD selama libur Lebaran dan arus balik.

Baca Juga: