Kedua Negara Memperkuat Hubungan Setelah Presiden Jokowi Mengunjungi Kenya

Kedua Negara Memperkuat Hubungan Setelah Presiden Jokowi Mengunjungi Kenya

Baca Juga:

Presiden Jokowi Memulai Kunjungan ke Afrika

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memulai serangkaian kunjungannya ke sejumlah negara di kawasan Afrika, yakni ke Kenya, Tanzania, Mozambik, dan Afrika Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkokoh solidaritas di antara negara-negara selatan global.

Kerja Sama Perdagangan antara Indonesia dan Kenya

Dari sisi kerja sama perdagangan, Kenya adalah mitra dagang kelima terbesar Indonesia di Afrika Sub-Sahara. Sementara itu, Indonesia adalah mitra dagang kedua terbesar Kenya di Asia Tenggara. Perdagangan bilateral kedua negara tersebut mengalami peningkatan rata-rata 17% per tahun selama 5 tahun terakhir dan mencapai lebih dari US$500 juta pada tahun lalu.

Investasi di Bidang Energi

Indonesia memiliki keinginan besar untuk melakukan investasi di Kenya, terutama di bidang energi. Kerja sama investasi di bidang energi diperkuat melalui Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan Geothermal Development Company (GDC) senilai US$1,5 miliar atau setara dengan Rp22,9 triliun. Selain itu, Pertamina Geothermal Energy (PGE) juga melakukan kerja sama senilai US$700 juta dengan Africa Geothermal International Limited (AGIL). Kerja sama ini sangat penting untuk membuka jalan bagi kerja sama energi lainnya, termasuk energi baru dan terbarukan (EBT).

Melindungi Investasi dan Kerja Sama di Bidang Kesehatan

Kedua negara juga akan membahas Bilateral Investment Treaty (BIT) untuk melindungi investasi keduanya. Selain itu, kerja sama Indonesia-Kenya juga akan difokuskan pada bidang kesehatan. Ada beberapa kerja sama antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kedua negara, kerja sama antara Biofarma dengan BioVax dan Generics Africa Ltd, serta kerja sama antara PT Combiphar dan TRAC Eco Pharma LTD di bidang farmasi. Presiden Jokowi juga menyampaikan komitmen untuk mendukung pembangunan Kenya di bidang kesehatan, ketahanan pangan, dan penanganan bencana.

Hasil Kunjungan dan Kesepakatan

Selama kunjungan ini, telah disepakati 15 deliverables baik antara pemerintah maupun BUMN serta dari sektor swasta. Antara pemerintah, terdapat 3 MoU yang berkaitan dengan kerja sama di bidang energi, kerja sama di bidang pertambangan dan geologi, dan kerja sama di bidang farmasi. Selain itu, terdapat 1 LoI antar pemerintah terkait promosi dan fasilitasi investasi.

Sementara itu, dari sektor BUMN dan swasta, terdapat 11 MoU dan kesepakatan. Di antaranya adalah 2 MoU di bidang geothermal oleh Pertamina Geothermal Energy, 1 MoU kerja sama sektor hulu migas oleh Pertamina, 2 MoU di bidang farmasi oleh Biofarma dan Combiphar, 1 MoU terkait pemenuhan kebutuhan daging dalam negeri, 1 MoU terkait joint venture untuk perkebunan kelapa sawit, 1 MoU terkait joint investment untuk pengembangan industri tekstil, 1 MoU terkait eksplorasi dan pembangunan pertambangan di Kenya, dan 1 Non-Disclosure Agreement (NDA) terkait kerja sama eksplorasi migas oleh Pertamina.

Baca Juga: