Hari Pertama Masuk, Siswa SDN 1 Kecomberan Pakai Ini

Hari Pertama Masuk, Siswa SDN 1 Kecomberan Pakai Ini

Baca Juga:

Siswa Kelas 1 SDN 1 Kecomberan Mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dengan Antusiasme yang Tinggi

Sejumlah siswa dan orang tua di SDN 1 Kecomberan menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (17/7/2023). Dalam MPLS ini, siswa kelas 1 dibimbing oleh orang tua mereka dan mengenakan atribut yang lucu dan warna-warni. Kepala Sekolah, Rifai, menyatakan bahwa MPLS menjadi momen yang menarik bagi siswa kelas 1 untuk mengenali jenjang pendidikan dan lingkungan sekolah. Penggunaan topi berwarna-warni dan name tag juga menjadi bagian dari MPLS ini.

Peran Simbolis Atribut Warna-Warni dalam MPLS

Pemakaian topi berwarna-warni menjadi simbol taman kanak-kanak dalam MPLS. Topi berwarna biru digunakan oleh anak laki-laki, sementara topi berwarna pink digunakan oleh anak perempuan. Setelah selesai MPLS, topi tersebut akan digantikan dengan topi SD. Selain itu, penggunaan name tag juga berfungsi sebagai identitas agar siswa dan guru dapat saling mengenal.

Durasi dan Kegiatan dalam MPLS

MPLS di SDN 1 Kecomberan akan berlangsung selama kurang lebih 5 hari. Siswa kelas 1 akan melakukan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang akan dibimbing oleh guru wali kelas. Kepala Sekolah, Rifai, menjelaskan bahwa MPLS dilaksanakan selama 4 sampai 5 hari, dengan kegiatan yang beragam. Untuk kelas 1, fokusnya adalah pengenalan lingkungan sekolah agar siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Serangkaian Kegiatan dalam MPLS

Rangkaian kegiatan MPLS dimulai dengan apel singkat, pengalungan name tag pada siswa, dan pelepasan balon. Para guru pun mengajak siswa, terutama siswa kelas satu, untuk bermain kereta-keretaan dan beberapa permainan lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan mempererat hubungan antara siswa dan guru.

Mempersiapkan Mandiri dan Keberanian pada Siswa Kelas 1

Setelah sepekan atau selesai masa MPLS, orang tua tidak bisa lagi mengantarkan anak ke dalam sekolah. Hal ini bertujuan agar siswa kelas 1 dapat menjadi mandiri dan berani. Dalam MPLS ini, terdapat 56 siswa kelas 1 yang akan mengikuti kegiatan ini.

Orang Tua Mendukung Penuh Kegiatan MPLS

Sebagai ibu, Sopiah (43 tahun) menyampaikan bahwa ia tidak pernah merasa bosan mengantar anaknya ke sekolah setiap tahunnya. Ia menganggap hal ini adalah tanggung jawab sebagai orang tua untuk mendukung anaknya agar semangat dan tidak tegang menjalani MPLS.

Berita ini menjelaskan mengenai pelaksanaan MPLS di SDN 1 Kecomberan. Pelaksanaan MPLS ini dilakukan selama 4 sampai 5 hari dan melibatkan siswa kelas 1 beserta orang tua mereka. Atribut berupa topi warna-warni dan name tag digunakan sebagai simbol dan identitas dalam MPLS. Tujuan dari MPLS ini adalah untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa kelas 1 dan mempersiapkan mereka menjadi mandiri dan berani. Orang tua juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Baca Juga: