Guncangan dalam Golkar: Airlangga Dicopot Akibat Mengada-ada Menurut Kader Senior

Guncangan dalam Golkar: Airlangga Dicopot Akibat Mengada-ada Menurut Kader Senior

Baca Juga:

Kader Senior Desak Munaslub Copot Airlangga, Ketua DPP Golkar: Mereka Mengada-ada

JAKARTA, POJOKJATENG.COM – Ketua DPP Partai Golkar, Lamhot Sinaga, angkat bicara terkait pernyataan Dewan Pakar yang meminta agar partainya segera menggelar forum musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) untuk mengganti Airlangga Hartarto dari jabatan ketua umum.

Alasan yang Keliru

Lamhot menilai alasan Dewan Pakar meminta Munaslub karena Airlangga dinilai tidak bisa mendongrak elektabilitas Golkar sangat keliru. Ia menegaskan bahwa kondisi di internal Golkar masih solid dibawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

Munaslub hanya dalam Kondisi Mendesak

Lamhot menjelaskan bahwa Munaslub bisa diselenggarakan apabila ada kondisi yang mendesak, seperti masalah hukum, berhalangan tetap, atau undur diri. Elektabilitas bukanlah alasan utama untuk menggelar Munaslub. Ia menegaskan bahwa tuduhan mengada-ada tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

Deklarasi Capres Belum Semua Partai

Lamhot juga menyoroti alasan lain yang digunakan untuk menggelar Munaslub, yakni Airlangga belum segera mendeklarasikan diri sebagai calon presiden. Ia menambahkan bahwa posisi capres maupun koalisi partai masih bersifat dinamis. Oleh karena itu, menuntut agar Airlangga segera mendeklarasikan diri tidaklah masuk akal.

Penutup

Lamhot Sinaga dengan tegas menepis tuntutan Dewan Pakar untuk menggelar Munaslub dengan mengganti Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Partai Golkar. Ia menegaskan bahwa partai masih solid dibawah kepemimpinan Airlangga. Selain itu, alasan yang digunakan untuk menggelar Munaslub terkesan tidak beralasan dan mengada-ada. Lamhot juga menekankan bahwa deklarasi sebagai calon presiden masih dalam tahap dinamis, dan belum ada partai yang melakukannya.

Baca Juga: