Di Gunung Slamet, Pendaki Sambut Hari Kemerdekaan dengan Semangat dan Ketaatan

Di Gunung Slamet, Pendaki Sambut Hari Kemerdekaan dengan Semangat dan Ketaatan

Baca Juga:

Persiapan dan Jumlah Pendaki

Ratusan pendaki akan merayakan Hari Ulang Tahun Ke-78 Republik Indonesia di puncak Gunung Slamet. Para pendaki dihimbau untuk membawa peralatan yang memadai dan mematuhi larangan yang ada. Setidaknya lebih dari 200 pendaki telah berkumpul di basecamp Desa Bambangan. Hingga siang ini, sudah ada sekitar 350 pendaki yang berangkat ke puncak Gunung Slamet melalui jalur pendakian Bambangan.

Peningkatan Jumlah Pendaki

Pendaki yang akan merayakan HUT Ke-78 RI di Atap Jateng melalui jalur Bambangan diperkirakan akan terus bertambah. Jumlah pendaki terus berdatangan ke basecamp Bambangan. Namun, jumlah pendaki yang akan merayakan Hari Kemerdekaan di puncak Atap Jateng melebihi tahun lalu atau tidak belum dapat dipastikan. Pendaki yang baru datang ke pos pendakian belum melakukan registrasi, sehingga jumlah pastinya belum diketahui. Pada tahun lalu, sekitar 700 pendaki memperingati HUT RI di puncak Gunung Slamet.

Aturan Keselamatan

Kondisi di puncak Gunung Slamet saat ini sangat kering. Para pendaki disarankan untuk membawa air minum yang cukup selama pendakian, karena kemarau menyebabkan mata air di Pos 5 mengering. Pendaki juga dihimbau untuk tidak membuat perapian atau api unggun, karena dapat membakar vegetasi yang mengering akibat musim kemarau. Pendaki juga harus membawa peralatan pendakian sesuai standar operasional prosedur pendakian, termasuk jaket dan tenda double layer untuk menghadapi udara dingin dan angin kencang di puncak Gunung Slamet. Pendaki juga diwajibkan dalam kondisi fit dan memiliki surat keterangan sehat dari dokter sebelum melakukan pendakian. Terakhir, para pendaki harus membawa turun sampah logistik dari Gunung Slamet dan menukarkannya dengan identitas yang diserahkan kepada petugas Pos Blambangan.

Baca Juga: