Anak Panji Gumilang Absen di Pemeriksaan Bareskrim, Jadwal Ditentukan Kembali

Anak Panji Gumilang Absen di Pemeriksaan Bareskrim, Jadwal Ditentukan Kembali

Baca Juga:

Delapan Saksi Tak Hadir untuk Diperiksa Terkait Kasus Pencucian Uang Ponpes Al Zaytun

Delapan saksi yang dijadwalkan untuk diperiksa oleh penyidik Dit Tipideksus Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pencucian uang yang dilakukan Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, tidak menghadiri panggilan tersebut. Dua di antaranya adalah anak-anak Panji, yaitu IP dan AP. Demikian disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, kepada wartawan pada Selasa (25/7/2023).

Pemanggilan Ulang bagi Delapan Saksi

Karena ketidakhadiran delapan saksi yang dimintai keterangan hari ini, penyidik telah menjadwalkan ulang pemanggilan mereka. Rencananya, klarifikasi akan dilakukan pada hari Jumat (28/7/2023). “Undangan klarifikasi di hari Jumat tanggal 28 Juli 2023,” ujar Ramadhan.

Panji Gumilang Telah Diperiksa Terkait Kasus Penistaan Agama

Sebelumnya, Panji Gumilang telah diperiksa oleh penyidik Dit Tipidum Bareskrim Polri atas laporan dugaan penistaan agama pada Senin (3/7/2023). Setelah pemeriksaan, polisi meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan. Selain dugaan penistaan agama, penyidik juga menemukan unsur pidana lain dalam kasus ini, yaitu tindak pidana ujaran kebencian yang bermuatan Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan (SARA) sesuai dengan UU ITE.

Kasus Pencucian Uang Panji Gumilang Dalam Penyelidikan

Selain kasus dugaan penistaan agama, Dit Tipideksus Bareskrim Polri juga sedang menyelidiki kasus dugaan pencucian uang yang melibatkan Panji Gumilang. Panji Gumilang dilaporkan ke polisi oleh Forum Pembela Pancasila (FAPP) atas dugaan penistaan agama pada Jumat (23/6/2023). Laporan tersebut memiliki nomor registrasi LP/B/163/VI/2023/SPKT/Bareskrim Polri, yang diterbitkan tanggal 23 Juni 2023. Selain itu, NII Crisis Center juga telah melaporkan Panji Gumilang terkait kasus dugaan penistaan agama ke Bareskrim Polri. Polisi menerima laporan tersebut dengan nomor registrasi LP/B/169/VI/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI yang dikeluarkan pada 27 Juni 2023. Panji dilaporkan sesuai Pasal 156 A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penistaan Agama.

Baca Juga: